Tersenyum saat difoto adalah hal yang tak asing di era sekarang. Namun tahukah kalian alasan kenapa foto kuno jarang ada orang yang tersenyum.

Tahukah kamu kenapa pada foto-foto kuno jarang ada orang yang terlihat tersenyum? Dengan kondisi dulu yang berbeda dengan masa sekarang, berfoto adalah suatu hal yang tak bisa dilakukan oleh semua orang. Berbagai penerapan aturan, adat istiadat juga mempengaruhi kenapa orang jarang tersenyum saat difoto. Berikut alasan kenapa pada foto kuno jarang ada orang yang tersenyum.

Bukan Orang yang Terpandang

Jadul! Inilah Alasan Kenapa di Foto Kuno Tak Ada Orang yang Tersenyum

Pada era Viktoria (1837-1901) perilaku mulut terutup adalah suatu hal yang dianggap terhormat. Sebaliknya, senyuman adalah hal yang terkesan tak terhormat dan hanya melekat bagi pemabuk, orang yang tidak berpendidikan, orang miskin, dan anak-anak.

Proses Pemotretan yang Lama dan Mahal

Jadul! Inilah Alasan Kenapa di Foto Kuno Tak Ada Orang yang Tersenyum

Salah satu alasan kenapa pada foto zaman dahulu jarang yang terlihat tersenyum adalah lamanya proses penangkapan gambar pada kamera kuno.
Pada tahun 1834, Louis Daguerre dan Nicéphore Niépce yang berkebangsaan Prancis menemukan suatu teknik fotografi yang dinamai Daguerreotype.

Beberapa tahun kemudian, Daguerreotype dipublikasikan dan menjadi metode fotografi pertama di dunia yang dipublikasikan. Metode ini memungkinkan pengambilan gambar dengan waktu sekitar 60 sampai 90 detik.

Meski terbilang cepat pada eranya, akan tetapi dengan waktu sampai 90 detik sembari menahan tubuh untuk berpose bukanlah waktu yang sebentar.
Selain itu, biaya untuk pemotretan tidaklah sedikit. Tidak semua orang bisa melakukannya, bahkan kesempatan untuk difoto hanya sekali seumur hidup.

Faktor Kesehatan

Jadul! Inilah Alasan Kenapa di Foto Kuno Tak Ada Orang yang Tersenyum

Alasan kenapa pada abad sebelumnya difoto jarang terlihat tersenyum selanjutnya adalah karena faktor kesehatan. Pada era itu, gigi patah hanya bisa dicabut. Jadi, tidak mungkin seseorang yang difoto harus memperlihatkan gigi rusaknya.