Dunia ini dipenuhi dengan ilmu banyak pengetahuan. Manusia, hewan, ekosistem, dunia, dan alam semesta yang membuat kita berdecak kagum dengannya. Namun tak semuanya terungkap dan berbagai pertanyaan yang berhubungan misalnya kenapa itu bisa? Bagaimana caranya? Apa saja didalamnya? Tetap saja ada misteri yang tak terungkap.

Tak pelak dengan berbagai pertanyaan yang membutuhkan jawaban dibuatlah praktek atau percobaan guna menguak rahasia dalam dunia ini.

Oleh karena itu pada Mei 1970 di Rusia terdapat projek ilmiah Kola Superdeep Borehole yakni dengan mengebor kedalam kerak bumi.

Selain Rusia dengan proyeknya, Amerika serikat juga tak mau kalah untuk berlomba-lomba siapa yang paling dalam masuk kedalam bumi lebih jauh.

Rusia dan Amerika bersaing dalam proyek keilmuan ini namun Amerika berhenti ditengah jalan karena kurangnya pendanaan. Sedangkan Rusia memiliki hasil yang lebih baik. Proyek pengeboran yang bertempatkan di Distrik Pechengsky, Rusia.

Lubang bor ini dinamai dengan SG-3 dan pada tahun 1989 kedalamannya mencapai 40.230 kaki, hebat bukan? Akan tetapi proyek ini tak bisa dilanjutkan dikarena suhu yang terlalu tinggi.

Fakta Menarik Seputar Kola Superdeep Borehole, Lubang Terdalam Dunia.

1. Dari Awal hingga Akhir

Inilah Fakta Menarik Kola Superdeep Borehole, Lubang Terdalam di Dunia
Andre Belozeroff CC-BY-SA

Rusia yang ingin menggali lubang pengeboran dengan kedalaman 15.000 m. Proyek dimulai pada 24 Mei 1970 dan bertempatkan di Pechengsky, Rusia.

Tiga belas tahun kemudian, proyek ilmiah yang di prakarsai Rusia ini hampir mendekati tujuan awalnya dengan mencapai 12.000 m. Pada tahun 1984 proses pengeboran sempat terhambat dikedalaman 12.066 m karena mesin bor mengalami kerusakan, namun proyek pengeboran tetap dilanjutkan.

Dibalik berhentinya pengeboran di Pengchengky ini timbul isu yang mengatakan bahwa ketika penggalian sudah mencapai kedalaman sekitar 12.262 meter terdengar suara jeritan manusia. Ada yang percaya bahwa suara itu suara jeritan yang disiksa.

2. Ilmuwan yang Keliru

Fakta yang menunjukan bahwa ketika mencapai titik terdalamnya pengeboran, suhu disana sangat tinggi yang tak sesuai dengan perkiraan ilmuwan.

Suhu yang terasa mencapai 180 Derajat Celcius sedangkan yang diperkirakan oleh para ilmuwan sekitar 100 Derajat Celcius, tentunya hal ini akan berdampak buruk bagi pekerja dan hasilnya membuat peralatan pengeboran menjadi rusak.

3. Berbagai Penemuan di Kola Superdeep Borehole

Disisi lain, penggalian yang memakan waktu bertahun-tahun ini mendapatkan hasil yang mengejutkan. Para Ilmuwan mendapatkan pengetahuan bahwasanya tidak ada proses perubahan dari granit ke Basal.

Sebelum hal ini diketahui, para ilmuwan meyakini bahwa ada proses yang terjadi dari granit ke Basal dalam kedalaman 6.700 meter, istilah ilmiahnya disebut Conrad Discontinuity.

Selain itu, ada fakta lain yang menunjukan bahwa didalam lubang terdalam di rusia tersebut terdapat air dan oksigen yang ada pada batu.

Uniknya lagi, para ilmuwan menemukan sejumlah spesies mikroskopik yang diperkirakan berusia 2.7 miliar tahun yang lalu.

Akibat dari suhu yang tinggi dititik terdalam lubang yang dibuat manusia tersebut membuat kepadatan batu seperti plastik dan juga membuat peralatan bor menjadi rusak.

Sampel inti galian dari Kola Superdeep Borehole Bisa dilihat di kota yang berjarak 10km dari lokasi pengeboran, Zapolyarni.

Selain ditemukannya fosil atau air, ditemukan juga sejumlah gas hidrogen bercampur lumpur yang seperti mendidih yang mengalir dari lubang terdalam bumi saat penggalian.

4. Proyek yang Berakhir

Inilah Fakta Menarik Kola Superdeep Borehole, Lubang Terdalam di Dunia
Rakot13

Pada tahun 2005, proyek pengeboran lubang terdalam di dunia buatan manusia ini diberhentikan sepenuhnya karena tak ada laginya dana. Berbagai macam peralatan pengeboran atau penelitian semuanya dijual dan pada tahun 2008, lubang terdalam bumi Kola Superdeep resmi disegel.

Tutup logam segel Kola Superdeep menjadi bukti keberadaannya, namun meskipun telah disegel Kola Superdeep menjadi peninggalan ilmu terpenting di era Soviet.