Hiu raksasa Megalodon telah mencatatkan sejarah sebagai hewan yang paling buas dan kuat yang pernah ada. Megalodon sendiri mempunyai nama latin Carcharocles Megalodon atau “Meg”.

Kita harus berterimakasih kepada para ilmuwan yang telah meneliti fosil-fosil dan memberikan ilmu yang menarik tentang Megalodon untuk kita ketahui.

Dibalik nama Hiu Megalodon yang dikenal sebagai predator buas, ada juga fakta menarik seputar Megalodon yang harus kamu ketahui. Dilansir dari Listverse, berikut fakta menarik tentang hiu megalodon.

1. Penampakan Misterius

7 Fakta Menarik Seputar Hiu Megalodon, Hewan Purbakala Predator Buas

Sudah bukan rahasia lagi bahwa bumi diliputi oleh air laut yang sangat luas melebihi dataran. Tentu dibalik laut yang luas itu masih menjadi misteri apa yang ada di dalamnya. Akan tetapi pada tahun 1928 dan 1933 muncul penampakan hiu raksasa misterius dipermukaan laut.

Hiu itu muncul dilepas pantai Rangiora, Selandia baru. Selain itu, Hiu ini memiliki panjang 12 meter, seremkan kalau kamu ketemui hiu ini.

Bukan hanya di Selandia Baru saja Hiu misterius itu muncul, sebelumnya pada tahun 1918 di dekat Pulau Broughten, New South Wales, muncul penampakan Hiu yang berdiameter 1 meter dihadapan nelayan yang sedang memancing.

2. Predator Laut yang Kuat

7 Fakta Menarik Seputar Hiu Megalodon, Hewan Purbakala Predator Buas

Tahukah kamu bahwa rata-rata Megalodon mempunyai berat hingga 70 ton dan panjang sekitar 11 sampai 13 meter. Bahkan individu yang paling besar bisa memiliki berat hingga 100 ton dan kemungkinan memiliki panjang hingga 20 meter, bagaimana jadinya jika Megalodon masih ada hingga sekarang, mungkin lautan tak akan aman.

Dengan ukuran tubuh sebesar itu, Megalodon menjadi pemangsa paling kuat dilautan. Selain itu, metode berburu mangsa dari Megalodon berbeda dengan hiu-hiu yang lain.

Hewan purbakala ini mampu menggigit mangsanya hingga ke tulang ketika sedang berburu, berbeda dengan hiu yang lainnya yang biasa menyerang pada jaringan lunak seperti perut atau sirip.

Kebengisan sang Predator lautan ini terbukti dengan ditemukannya oleh ilmuwan sebuah fosil ikan paus yang mempunyai bekas serangan Megalodon yang menyebabkan tulangnya patah.

Selain itu, para ilmuwan meyakininya bahwa hiu raksasa ini berkelana dalam kelompok. Jadi, dengan ukuran sebesar itu ditambah jumlah mereka yang banyak ketika berburu mangsanya menjadi hal yang patut diwaspadai bagi korbannya.

3. Asal Usul Nama Megalodon

7 Fakta Menarik Seputar Hiu Megalodon, Hewan Purbakala Predator Buas

Sebelum menuju daftar selanjutnya apakah kalian tahu mengapa Hiu raksasa ini dinamai Megalodon? Fakta menarik dari nama Megalodon ini ternyata namanya itu berasal dari giginya. Megalodon sendiri mempunyai arti yaitu gigi besar

Giginya sendiri bisa berukuran 7 hingga 13 cm. Giginya yang berukuran 18 cm ini sering dicari untuk diperjualbelikan, bahkan harganya bisa mencapai ribuan dollar.

4. Ikan Paus sebagai Santapan

7 Fakta Menarik Seputar Hiu Megalodon, Hewan Purbakala Predator Buas

Seekor hewan besar, pastinya juga memiliki nafsu makan yang besar juga. Dengan ukuran rahang Meg yang besar dengan rahang yang terbuka berukuran hingga 3,4 meter dengan 2,7 meter bisa melahap apapun mangsanya.

Dari yang kecil seperti lumba-lumba hingga yang besar seperti ikan paus bungkuk turut menjadi korban keganasan predator ini.

Megalodon mempunyai rahang yang kuat untuk menggigit buruannya. Bahkan kekuatan gigitan Meg bisa mencapai 180.000 Newton.

Meg juga sanggup memberikan cidera yang fatal bagi ikan paus pada tengkoraknya. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya fosil ikan paus yang terdapat bekas gigitan Hiu Megalodon ketika sedang memangsa.

Bahkan fosil ikan paus yang tertancap gigi Megalodon yang patah menunjukkan bahwa betapa ganasnya hiu raksasa ini ketika sedang memangsa.

5. Populasi yang Banyak

7 Fakta Menarik Seputar Hiu Megalodon, Hewan Purbakala Predator Buas

Saat puncak keberadaan mereka di dunia, mereka hampir tinggal di seluruh penjuru dunia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya fosil-fosil di beberapa daerah yang berbeda seperti Amerika Utara, dan Selatan seperti Kuba, dan Puerto Riko.

Bahkan lautan sekitar Afrika, Eropa, dan Asia pun tak luput Megalodon singgahi. Selain itu, lautan Australia, dan Selandia Baru turut menjadi tempat bersinggah Megalodon.

6. Hidup perairan Dangkal

7 Fakta Menarik Seputar Hiu Megalodon, Hewan Purbakala Predator Buas

Megalodon tersebar hampir di seluruh dunia. Namun bukan berarti Meg menyukai segala jenis perairan. Menurut laporan, ternyata ketika Meg akan melahirkan, mereka lebih memilih perairan dangkal yang hangat dan dekat pantai untuk tempat melahirkan anaknya.

Menurut Peniliti di Universitas Florida menegaskan akan hal ini dengan temuan fosil dari hasil perkembang biakan Meg di Panama. Selain itu, ditemukan juga lebih dari 400 fosil gigi yang ditemukan di perairan dangkal dari Meg yang masih muda.

7. Berkurangnya Hasil Buruan Menjadi Alasan Punahnya

7 Fakta Menarik Seputar Hiu Megalodon, Hewan Purbakala Predator Buas

Walaupun tidak ada alasan yang kuat akan punahnya Megalodon ini ada teori yang menyatakan bahwa Megalodon punah karena berkurangnya buruan mereka untuk dimakan.

Ketika 2,6 juta tahun yang lalu, kondisi lautan berubah yang mengakibatkan dampak buruk bagi Meg dengan berkurangnya buruan mereka.

Sekitar sepertiga mamalia laut punah, sedangkan makanan alternatif bagi Megalodon lebih banyak didapatkan oleh pemburu yang lebih cepat dan tangkas memburu mangsanya.

Pada periode Miocene (23 hingga 5,3 juta tahun yang lalu) populasi Megalodon meningkat dan tersebar di Eropa, Amerika Utara, dan Samudra Hindia. Akan tetapi pada periode Pliosen (5,3 hingga 1,8 juta tahun yang lalu) populasi mereka mulai menurun.