Serangan Judi Online Tembus Situs Pemerintah, Polri Ajukan Tuntutan Peningkatan System Keamanan

Admin - Sep 01, 2023

SERUKAN.COM,- Bareskrim Polri buka suara soal situs judi online menyusupi situs-situs pemerintah. Menindaklanjuti temuan itu, Bareskrim mengimbau pengelola situs untuk melakukan pembersihan secara berkala.


"Tim IT bisa membersihkan itu, jadi bukannya hanya tanggung jawab polisi saja, tapi pengelola situs tersebut harus (membersihkan situs) secara rutin," ujar Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (30/8/2023).


Adi Vivid menjelaskan judi daring yang menggunakan domain pemerintah itu merupakan modus backlink atau pranala balik situs judi. Dia menyatakan Polri telah menurunkan tim untuk mengungkap modus backlink tersebut.


Baca juga: Cerita Kolonialisme: Sejarah, Dampak, dan Perlawanan


“Kami sudah memberikan informasi kepada pengelola situs website pemerintah agar rajin dibersihkan, tetapi sayangnya banyak yang tidak mengindahkan itu,” kata Adi Vivid saat pengungkapan kasus judi onlie di gedung Bareskrim Polri, Rabu, 30 Agustus 2023.


Adi Vivid mengimbau kepada pengelola situs pemerintah agar membersihkan situs yang tidak digunakan. Selain itu, pengelola situs pemerintah juga harus meningkatkan sistem keamanan website.  

“Jadi bukan hanya tanggung jawab polisi saja. Kami imbau kepada teman-teman pengelola situs pemerintah agar diperhatikan dan dibersihkan dari backlink,” ujar Vivid. 

Lebih lanjut, Vivid mengaku telah menginformasikan kepada pengelola situs pemerintah untuk rutin melakukan pembersihan. Namun, kata Vivid hal itu belum sepenuhnya diindahkan.


"Tapi sayangnya adalah yang tidak mengindahkan itu. Nah, ini memang sekali dalam kesempatan ini kita mengimbau kepada pengelola website pemerintah yang diduga digunakan untuk backlink untuk dibersihkan," imbunya.


Baca juga: Cak Imin Mengaku Tidak Mengetahui Perubahan Nama Koalisi:Zulhas Menyebutnya Keputusan yang dilakukan


Sebelumnya diberitakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) buka suara soal fenomena ini. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kominfo, Usman Kansong, mengatakan fenomena ini memang sudah terjadi sejak lama, pihaknya pun sudah menaruh perhatian terhadap kasus ini.


Menurutnya banyak aspek yang menjadi biang kerok situs pemerintah disusupi judi online. Salah satunya adalah kemampuan teknis pengelola situs pemerintah, menurutnya masih banyak instansi pemerintah di daerah yang kemampuan teknologi informasinya masih minim, baik dari sisi teknologi maupun sumber daya manusianya.***

Trending News

Jl. Adhyaksa Baru No. 49A, Kel. Masale, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan - 90231

081949099000

admin@serukan.com

Follow Us

© Serukan.com. All Rights Reserved. Theme HTML Codex